Vaccine carrier yang bagus tidak menjamin vaksin aman bila cara mengisinya salah. Ice pack yang belum dikondisikan bisa membekukan vaksin, sedangkan susunan yang tidak rapi membuat sebagian vial berada di zona yang lebih hangat. Memahami cara menyusun vaksin dan ice pack di dalam vaccine carrier adalah keterampilan dasar yang wajib dikuasai setiap petugas imunisasi.
Panduan ini menjelaskan persiapan, urutan menyusun, cara melindungi vaksin yang sensitif terhadap pembekuan, serta hal-hal yang perlu diperhatikan selama sesi pelayanan.

Prinsip Dasar Sebelum Menyusun
Tujuan utama adalah menjaga suhu vaksin tetap 2–8°C selama perjalanan dan sesi pelayanan. Ada dua risiko yang harus dihindari sekaligus: suhu terlalu panas dan suhu terlalu dingin hingga membeku. Banyak petugas hanya fokus pada risiko panas, padahal sejumlah vaksin justru rusak bila membeku dan kerusakannya tidak terlihat dari luar.
Karena itu, cara menyusun vaksin harus memperhatikan posisi ice pack, kondisi ice pack, dan jarak antara ice pack dan vaksin.
Cara menyusun vaksin yang benar juga memudahkan petugas mengambil vaksin dengan cepat selama sesi, sehingga tutup tidak terbuka terlalu lama.
Persiapan Perlengkapan
- Vaccine carrier yang bersih dan kering, dengan tutup yang menutup rapat.
- Ice pack dalam jumlah sesuai desain vaccine carrier, yang sudah dikondisikan.
- Kantong plastik bening atau wadah kecil untuk mengelompokkan vaksin.
- Spons atau busa penutup bila tersedia, untuk menahan vial yang sudah dibuka selama sesi.
- Termometer atau indikator suhu bila diwajibkan oleh program.
- Pelarut vaksin yang disimpan pada suhu yang sama dengan vaksinnya bila diperlukan.
Mengapa Ice Pack Harus Dikondisikan?
Ice pack yang baru keluar dari freezer suhunya jauh di bawah 0°C. Bila langsung dimasukkan bersama vaksin, suhu di sekitar vial bisa turun di bawah nol. Conditioning dilakukan dengan membiarkan ice pack di suhu ruang hingga es di permukaan mulai mencair dan terdengar bunyi air saat dikocok. Langkah lengkapnya dibahas di artikel conditioning ice pack.
8 Langkah Cara Menyusun Vaksin di Vaccine Carrier
- Kondisikan ice pack hingga siap dipakai. Keringkan permukaannya dengan lap agar tidak membasahi bagian dalam.
- Pasang ice pack di sisi dinding vaccine carrier sesuai slot atau posisi yang dirancang produsen. Pastikan ice pack berdiri tegak dan menempel pada dinding.
- Periksa vaksin sebelum dimasukkan. Cek tanggal kedaluwarsa, status VVM, dan kondisi label.
- Kelompokkan vaksin dalam kantong plastik bening per jenis agar mudah diambil dan tidak berserakan.
- Letakkan vaksin di bagian tengah, dikelilingi ice pack namun tidak menempel langsung pada permukaan ice pack, terutama untuk vaksin yang sensitif terhadap pembekuan.
- Isi celah dengan bahan penyangga bila diperlukan agar vaksin tidak bergeser selama perjalanan.
- Letakkan termometer atau indikator di dekat vaksin bila program mewajibkan pemantauan suhu.
- Tutup rapat dan kunci. Pastikan tidak ada benda yang mengganjal tutup.
Melindungi Vaksin yang Sensitif Beku
Beberapa vaksin, terutama yang mengandung adjuvan aluminium, dapat rusak bila membeku. Untuk melindunginya:
- Selalu gunakan ice pack yang sudah dikondisikan.
- Jangan menempelkan vial langsung ke permukaan ice pack.
- Gunakan kantong plastik atau pembatas tipis antara vaksin dan ice pack.
- Bila ragu terhadap kemungkinan pembekuan, laporkan ke koordinator imunisasi untuk dilakukan pemeriksaan sesuai pedoman.
Selama Sesi Pelayanan
- Letakkan vaccine carrier di tempat teduh, tidak terkena sinar matahari langsung.
- Buka tutup seperlunya dan segera tutup kembali setelah mengambil vaksin.
- Vial yang sedang dipakai dapat diletakkan di atas spons atau busa penutup sehingga tetap dingin tanpa membuka tutup utama berulang kali.
- Jangan memasukkan barang lain seperti makanan, minuman, atau alat suntik ke dalam vaccine carrier.
- Pantau kondisi ice pack. Bila es sudah mencair seluruhnya, ganti dengan ice pack baru yang sudah dikondisikan.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
- Memakai ice pack langsung dari freezer tanpa dikondisikan.
- Mengisi ice pack lebih sedikit dari jumlah yang dirancang, sehingga cold life berkurang.
- Menumpuk vaksin terlalu padat hingga tutup tidak menutup sempurna.
- Membiarkan vaccine carrier terbuka saat sesi berlangsung.
- Menaruh vaccine carrier di atas jok motor yang panas atau di bawah sinar matahari.
Kesalahan dalam cara menyusun vaksin seperti ini dapat memperpendek cold life secara signifikan. Penjelasan tentang cold life dan faktor yang memengaruhinya ada di artikel cold life vaccine carrier.
Melatih Petugas dengan Simulasi
Cara menyusun vaksin paling mudah dikuasai melalui praktik. Puskesmas dapat mengadakan simulasi menggunakan vial kosong dan termometer. Petugas menyusun vaccine carrier sesuai langkah di atas, lalu mencatat suhu setiap jam. Simulasi ini membantu petugas memahami berapa lama suhu bertahan dan kapan ice pack perlu diganti. Masukkan materi ini ke dalam checklist cold chain puskesmas menjelang bulan imunisasi.
Sebagai rujukan tambahan tentang jenis dan karakteristik vaccine carrier, petugas dapat membaca informasi vaccine carrier dari UNICEF Supply Division.
Vaccine Carrier dan Ice Pack Buatan Indonesia
PT Muara Sakti Utama memproduksi vaccine carrier MSUMED Baliem Series lengkap dengan ice pack yang sesuai, misalnya Baliem Series 03 dan Ice Pack 300 ml. Desain tutup yang rapat dan insulasi poliuretan bebas CFC membantu menjaga suhu selama perjalanan ke posyandu dan sekolah.
FAQ Cara Menyusun Vaksin
Apakah vaksin boleh menempel langsung pada ice pack?
Sebaiknya tidak, terutama untuk vaksin yang sensitif terhadap pembekuan. Gunakan pembatas dan ice pack yang sudah dikondisikan.
Berapa ice pack yang dibutuhkan?
Ikuti jumlah yang dirancang produsen untuk tiap model vaccine carrier. Jumlah yang kurang akan memperpendek cold life.
Kapan ice pack harus diganti saat sesi?
Ganti ketika es di dalam ice pack sudah mencair seluruhnya atau suhu mendekati batas atas rentang aman.
Butuh vaccine carrier dan ice pack yang mudah disusun dan menjaga suhu dengan baik? Hubungi tim PT Muara Sakti Utama untuk informasi produk dan pelatihan cara menyusun vaksin bagi petugas.









