Pencegahan Infeksi Nosokomial (HAIs): Peran Sterilisasi Ruangan

Pasien datang ke rumah sakit untuk sembuh, bukan untuk tertular penyakit baru. Namun, infeksi nosokomial atau healthcare-associated infections (HAIs) masih menjadi tantangan di fasilitas kesehatan di seluruh dunia. Infeksi ini memperpanjang masa rawat, menambah biaya, dan pada pasien yang rentan bisa berakibat fatal. Kabar baiknya, sebagian besar dapat dicegah dengan program pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) yang konsisten.

Artikel ini menjelaskan apa itu infeksi nosokomial, jenis yang paling sering terjadi, sumber penularannya, dan enam pilar pencegahan, termasuk peran sterilisasi ruangan.

pencegahan infeksi nosokomial di rumah sakit

Apa Itu Infeksi Nosokomial?

Infeksi nosokomial adalah infeksi yang didapat pasien selama menjalani perawatan di fasilitas kesehatan dan tidak sedang dalam masa inkubasi saat pasien masuk. Infeksi ini juga bisa menimpa tenaga kesehatan dan pengunjung. WHO menyebut HAIs sebagai masalah berkelanjutan yang tidak boleh diabaikan oleh otoritas kesehatan mana pun.

Jenis Infeksi Nosokomial yang Paling Sering

  • Infeksi saluran kemih yang berkaitan dengan pemasangan kateter urine.
  • Pneumonia, terutama pada pasien yang menggunakan ventilator.
  • Infeksi aliran darah yang berkaitan dengan kateter vena sentral.
  • Infeksi daerah operasi setelah tindakan bedah.
  • Infeksi saluran cerna akibat kuman tertentu yang mudah menyebar di lingkungan rumah sakit.

Bagaimana Kuman Menyebar?

Penularan di rumah sakit umumnya terjadi melalui tiga jalur utama. Pertama, tangan tenaga kesehatan yang berpindah dari satu pasien ke pasien lain. Kedua, alat medis yang tidak diproses dengan benar. Ketiga, lingkungan, yaitu permukaan, peralatan di ruangan, dan udara yang terkontaminasi. Ketiga jalur ini harus diputus bersamaan karena saling berkaitan.

6 Pilar Pencegahan Infeksi Nosokomial

1. Kebersihan tangan

Ini adalah langkah paling sederhana sekaligus paling berpengaruh. Kepatuhan pada lima momen kebersihan tangan perlu dipantau secara rutin. Aplikasi MSU PI (Pencegahan Infeksi) membantu rumah sakit memantau kepatuhan hand hygiene dan bundles HAIs secara digital.

2. Alat pelindung diri

Sarung tangan, masker, gaun, dan pelindung mata dipakai sesuai risiko tindakan, lalu dilepas dengan urutan yang benar.

3. Bundles pencegahan

Bundles adalah kumpulan langkah berbasis bukti untuk tindakan tertentu, misalnya pemasangan kateter atau perawatan pasien dengan ventilator. Kepatuhan pada setiap langkah dalam bundles terbukti menurunkan risiko.

4. Pemrosesan alat medis

Instrumen dibersihkan, didisinfeksi, atau disterilisasi sesuai tingkat risikonya sebelum dipakai kembali.

5. Kebersihan lingkungan dan sterilisasi ruangan

Permukaan yang sering disentuh dibersihkan rutin, dan ruangan berisiko tinggi didekontaminasi secara menyeluruh. Teknologi dry mist hidrogen peroksida melengkapi pembersihan manual dengan menjangkau udara dan celah yang terlewat. Panduannya ada di artikel sterilisasi ruangan rumah sakit dan sterilisasi ruang operasi.

6. Surveilans dan audit

Rumah sakit mencatat kejadian infeksi, menganalisis polanya, dan mengaudit kepatuhan petugas. Data ini menjadi dasar perbaikan berkelanjutan.

Peran Sterilisasi Ruangan dalam Mencegah Infeksi Nosokomial

Pembersihan manual sangat penting, tetapi hampir selalu ada area yang terlewat. Kuman tertentu, termasuk spora, dapat bertahan lama di permukaan. Sterilisasi ruangan dengan dry mist menyebarkan partikel hidrogen peroksida ke seluruh volume ruangan, termasuk balik peralatan dan sudut yang sulit dijangkau, tanpa membasahi perangkat elektronik.

OxiAir SMART buatan PT Muara Sakti Utama menghadirkan efek sterilisasi Log 6 untuk ruangan hingga 335 m³, dengan kontrol dan riwayat proses melalui aplikasi Android. Riwayat ini sekaligus mendukung pilar keenam, yaitu audit dan surveilans. Prosedur penggunaannya setelah pasien pulang dijelaskan di artikel dekontaminasi ruang isolasi.

Peran Komite dan Tim PPI

Di rumah sakit, upaya pencegahan dikoordinasikan oleh komite dan tim PPI yang terdiri dari dokter, perawat pencegahan infeksi (IPCN), dan perwakilan unit terkait. Tim ini menyusun kebijakan, melatih petugas, memantau kepatuhan, dan melaporkan hasilnya kepada manajemen. Agar efektif, tim PPI membutuhkan dukungan anggaran, data yang akurat, dan peralatan yang memudahkan pekerjaan di lapangan.

Di sinilah teknologi berperan. Aplikasi pemantauan kepatuhan mengurangi beban pencatatan manual, sementara alat dekontaminasi yang otomatis dan tercatat membantu tim memastikan standar kebersihan lingkungan dijalankan di setiap unit, setiap hari. Dengan data yang rapi, tim PPI dapat menunjukkan dampak program kepada manajemen dan surveior akreditasi, sekaligus menemukan unit yang perlu pendampingan lebih.

Produk Pendukung Program PPI

  • Hand sanitizer dan hand wash CHG untuk kebersihan tangan.
  • Disinfektan permukaan dan tisu hidrogen peroksida untuk permukaan yang sering disentuh.
  • Mesin dry mist dan reagen hidrogen peroksida untuk dekontaminasi ruangan.

Seluruh rangkaian ini tersedia di kategori Disinfektan & Antiseptik MSU, diproduksi di dalam negeri dengan izin edar dan sertifikat TKDN. Pembeli produk disinfektan dan antiseptik MSU juga mendapat akses gratis aplikasi MSU PI.

Kombinasi produk yang berasal dari satu produsen dalam negeri juga memudahkan pelatihan petugas, karena petunjuk pemakaian, dukungan teknis, dan pengadaan ulang dapat dikoordinasikan melalui satu pintu.

FAQ Infeksi Nosokomial

Siapa yang paling berisiko terkena infeksi nosokomial?

Pasien dengan daya tahan rendah, pasien ICU, pasien yang memakai alat invasif seperti kateter atau ventilator, bayi baru lahir, dan pasien pascaoperasi.

Apakah infeksi nosokomial bisa dicegah sepenuhnya?

Tidak sepenuhnya, tetapi sebagian besar dapat dicegah dengan program PPI yang konsisten.

Apa langkah pertama yang paling berdampak?

Meningkatkan kepatuhan kebersihan tangan, didukung pemantauan dan umpan balik rutin.

Ingin memperkuat program PPI di rumah sakit Anda? Hubungi tim MSU untuk konsultasi produk dan demo aplikasi MSU PI serta OxiAir SMART.

Tentang PT Muara Sakti Utama

PT Muara Sakti Utama adalah perusahaan yang berlokasi di Bogor, Jawa Barat. Bergerak di bidang manufaktur dan merupakan produsen alat kesehatan dan umum yang berdiri sejak 2020.

PT Muara Sakti Utama turut mendukung pencegahan stunting sejak dini dengan menyediakan produk Antropometri Kit untuk memantau tumbuh kembang bayi, salah satu produk bagian dari upaya pencegahan stunting adalah baby scale untuk mengukur berat bayi usia 0 hingga 2 tahun.

Untuk informasi lebih lanjut hubungi melalui WhatsApp di 087814000790

Tags :
Share this :
Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Picture of admin
admin

digital.msutama@gmail.com

Recent Post
Produk Kami

Disinfektan & Antiseptik

Disinfektan dan antiseptik untuk fasilitas kesehatan: dry mist hidrogen peroksida, ACLTD, hand wash dan hand sanitizer CHG. Ber-TKDN, ada di E-Katalog LKPP.

timbangan digital baby

MSU Baby

Antropometri kit standar Kemenkes untuk deteksi dini stunting: timbangan bayi digital, alat ukur panjang dan tinggi badan, pita LiLA, serta baby bassinet.

Cold Chain MSU Vaccine Carrier

Cold Chain

Vaccine carrier dan cool box vaksin buatan Indonesia, uji tahan 60 jam oleh Sucofindo, TKDN 40%, tersedia di E-Katalog LKPP. Lengkap dengan ice pack.

lampu tindakan

Elektromedis

Examination lamp (lampu tindakan), suction pump portable, dan alat elektromedis lain produksi dalam negeri. Berizin edar Kemenkes, tersedia di E-Katalog LKPP.

Road Barrier, Water Barrier MSU Ranu

Safety

Road barrier (water barrier) plastik rotomolding untuk pembatas jalan dan area kerja, tersedia 12, 17, dan 95 kg. Diproduksi di Bogor oleh PT Muara Sakti Utama.