Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) adalah kegiatan rutin yang membawa layanan imunisasi langsung ke sekolah dasar. Dalam satu hari, tim puskesmas bisa melayani beberapa sekolah dengan ratusan siswa. Volume yang besar dan jadwal yang padat menuntut persiapan Rantai Dingin (Cold Chain) yang matang. Memilih dan menyiapkan vaccine carrier BIAS dengan tepat memastikan setiap siswa menerima vaksin yang tetap poten.
Artikel ini membahas karakteristik sesi BIAS, cara menghitung kebutuhan vaccine carrier, tips menjaga suhu di lokasi, dan alur kerja yang efisien.

Karakteristik Sesi Imunisasi di Sekolah
Sesi BIAS berbeda dengan sesi posyandu dalam beberapa hal:
- Jumlah sasaran lebih besar dalam satu lokasi, sehingga volume vaksin yang dibawa lebih banyak.
- Durasi sesi lebih panjang, terutama bila tim mengunjungi beberapa sekolah dalam satu hari.
- Lokasi beragam, dari sekolah di pusat kota hingga sekolah di desa yang jauh dari puskesmas.
- Ruang pelayanan terbatas, sering kali di kelas atau ruang UKS tanpa AC.
Karena itu, vaccine carrier BIAS harus memiliki kapasitas yang cukup dan cold life yang memadai untuk sesi panjang.
Menghitung Kebutuhan Vaccine Carrier BIAS
Langkah sederhana untuk menghitung kebutuhan:
- Data jumlah siswa sasaran per sekolah dan jenis vaksin yang diberikan.
- Hitung jumlah vial yang dibutuhkan per sekolah berdasarkan dosis per vial dan perkiraan sisa.
- Tentukan rute: berapa sekolah yang dikunjungi satu tim per hari dan berapa lama perjalanannya.
- Pilih ukuran vaccine carrier yang mampu menampung vaksin untuk seluruh rute satu hari, atau rencanakan titik penggantian ice pack.
- Tambahkan cadangan minimal satu unit per tim untuk antisipasi.
Panduan memilih ukuran berdasarkan jumlah sasaran ada di artikel kapasitas vaccine carrier.
Memilih Ukuran yang Tepat
Untuk sekolah kecil yang dekat dengan puskesmas, vaccine carrier ukuran kecil hingga sedang umumnya cukup. Untuk tim yang mengunjungi beberapa sekolah dalam satu hari, atau sekolah dengan siswa banyak, gunakan unit yang lebih besar dengan cold life lebih panjang. Pilihan dari MSU antara lain Baliem Series 11 untuk kebutuhan sedang dan Baliem Series RD 20 untuk kapasitas lebih besar.
6 Tips Menjaga Suhu Vaksin Selama BIAS
- Kondisikan ice pack sebelum menyusun vaksin agar vaksin yang sensitif beku tetap aman.
- Susun vaksin dengan benar di bagian tengah, dikelilingi ice pack. Langkahnya ada di artikel cara menyusun vaksin.
- Pilih lokasi teduh di sekolah, jauh dari jendela yang terkena sinar matahari langsung.
- Buka tutup seperlunya. Siapkan vial yang akan dipakai di atas spons atau busa penutup.
- Bawa ice pack cadangan untuk sesi panjang atau beberapa sekolah dalam satu hari.
- Pantau suhu dengan termometer atau indikator, dan catat sebelum serta sesudah sesi.
Alur Kerja Efisien di Sekolah
Koordinasikan dengan guru UKS sehari sebelumnya untuk menyiapkan ruang pelayanan, daftar siswa, dan alur antrean. Saat tiba, letakkan vaccine carrier di meja atau kursi yang teduh, bukan di lantai yang dilalui banyak orang. Bagi tugas dalam tim: satu orang mengatur antrean dan identitas siswa, satu orang menyiapkan vaksin, dan satu orang menyuntik serta mencatat. Pembagian tugas mengurangi frekuensi membuka vaccine carrier.
Setelah sesi selesai, periksa sisa vaksin, catat suhu akhir, dan kembalikan vaksin yang masih layak ke lemari es puskesmas sesuai kebijakan setempat.
Persiapan Sebelum Bulan BIAS
Gunakan checklist cold chain puskesmas beberapa minggu sebelum kegiatan untuk memastikan jumlah vaccine carrier dan ice pack mencukupi. Bila kurang, rencanakan pengadaan lebih awal agar barang tiba sebelum jadwal. Pedoman umum penyimpanan dan penanganan vaksin juga dapat dibaca di panduan penyimpanan vaksin CDC sebagai rujukan tambahan.
Keunggulan Produk Lokal untuk Kebutuhan BIAS
Kebutuhan vaccine carrier BIAS sering meningkat mendadak menjelang jadwal kegiatan. Produsen dalam negeri seperti PT Muara Sakti Utama dapat merespons lebih cepat, baik untuk pengiriman unit baru maupun ice pack pengganti. MSUMED Baliem Series diproduksi di Bogor dengan dinding rotasi molding yang tahan benturan, cocok untuk dibawa berpindah dari satu sekolah ke sekolah lain.
Antisipasi Kondisi Khusus
Beberapa sekolah berada di lokasi yang sulit dijangkau, misalnya di pulau kecil atau daerah pegunungan. Untuk lokasi seperti ini, berangkatkan tim lebih pagi saat suhu udara masih rendah, gunakan unit dengan cold life lebih panjang, dan siapkan rencana bila perjalanan terhambat cuaca. Bila memungkinkan, titipkan ice pack cadangan di pustu atau polindes terdekat sehingga tim dapat mengganti ice pack di tengah perjalanan.
Hujan deras juga perlu diantisipasi. Lindungi vaccine carrier dengan penutup plastik saat berkendara dan pastikan tutup terkunci rapat. Setelah sesi, keringkan bagian luar dan dalam sebelum disimpan kembali agar tidak berjamur.
Ringkasan Persiapan Vaccine Carrier BIAS
Sebelum hari pelaksanaan, pastikan tiga hal: jumlah vaccine carrier BIAS cukup untuk semua tim beserta cadangan, ice pack sudah dibekukan dan dikondisikan, serta petugas memahami cara menyusun dan memantau suhu. Dengan persiapan ini, sesi imunisasi di sekolah dapat berjalan lancar meski jumlah sasaran besar dan jadwal padat.
FAQ Vaccine Carrier BIAS
Ukuran vaccine carrier BIAS apa yang paling cocok?
Tergantung jumlah siswa dan rute. Sekolah kecil cukup dengan unit kecil, sedangkan rute multi-sekolah membutuhkan unit besar atau ice pack cadangan.
Berapa set ice pack yang perlu dibawa?
Minimal satu set terpasang dan satu set cadangan untuk sesi panjang, sesuai desain vaccine carrier.
Bisakah memesan dalam waktu singkat menjelang BIAS?
Hubungi tim MSU sedini mungkin untuk memastikan ketersediaan stok dan jadwal pengiriman.
Siapkan vaccine carrier BIAS untuk tim imunisasi Anda. Hubungi tim PT Muara Sakti Utama untuk rekomendasi ukuran dan informasi ketersediaan.









